Sejarah Tokoh Adolf Hitler Penguasa Nazi

Adolf Hitler, dari kehidupan biasa menjadi pemimpin yang mengubah sejarah dunia.
150.000 orang bersatu di bawah kepemimpinan Hitler, siap mengikuti ke mana pun dia pergi.
Hitler dikenal karena pidato nasionalisnya yang memicu semangat dan membawa negara ke dalam Perang Dunia Kedua.
Dia lahir di Linz, Austria, pada tahun 1889 dan memiliki masa remaja yang tidak mencolok.
Meskipun tidak tertarik pada sekolah, Hitler memiliki bakat menggambar yang sangat dihargai.
Kegagalan Adolf Hitler dalam ujian masuk Akademi Seni Rupa membentuk masa-masa kelam dalam hidupnya.

• Hitler percaya bahwa ujian hanya formalitas dan yakin akan diterima.

• Karya seninya dianggap tidak Perang oleh juri, yang menyebabkan dia gagal.

• Kegagalan ini membuatnya merasa dikhianati dan menumbuhkan kebencian yang mendalam.

• Dia memilih untuk tinggal di Wina dan menghabiskan hari-harinya terisolasi di loteng

• Hitler bergabung dengan tentara Jerman meskipun ia berasal dari Austria.
DUNIA MILITER
Dalam militer, ia menemukan dukungan dan pengakuan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.

• la menerima Salib Besi, yang menjadi salah satu pencapaian terpenting dalam hidupnya.

• Setelah perang berakhir, ia merasa kehilangan karena harus kembali ke kehidupan yang sulit dan tanpa keluarga.

•Hitler mengadopsi dan memodifikasi anti- Semitisme yang ekstrem sebagai bagian dari filosofinya.

•Dia mengekspresika benciannya terhadap Yahudi dalam surat ↓ 1919 yang berisi ancaman penghapusan mereka.

• Dalam surat tersebut, Hitler menggambarkan Yahudi sebagai "tuberkulosis radikal bangsa" dan menyerukan penghapusan hak istimewa mereka.

• Surat ini menjadi dasar bagi teori politik anti- Semitisme yang mengusulkan pemisahan dan pengusiran Yahudi dari masyarakat Jerman.

• Pada usia 30 tahun, ini merupakan tindakan politik pertama Hitler yang menunjukkan komitmennya terhadap ideologi anti-Semitik
Hitler memnfaatkan strategi komunikasi modern untuk meningkatkan citranya sebagai pemimpin

• Dia menyadari potensi untuk menjadi pemimpin nasional setelah bergabung dengan DAP.

• Hitler mengubah penampilannya untuk menarik perhatian publik, termasuk memotong kumisnya.

• Dia bekerja sama dengan fotografer Heinrich Hoffman untuk menciptakan citra yang kuat.

• Hitler belajar menggunakan fotografi untuk memperkuat pesan dan menarik perhatian orang banyak.
Hitler mengadopsi simbol swastika untuk menguatkan identitas partai Nazi.

• Hitler memilih swastika sebagai simbol superioritas ras Arya di atas ras lain, terutama Yahudi.

• la menggabungkan warna merah dari bendera Partai Komunis dan putih dari Bendera Kekaisaran Jerman untuk menciptakan merek partai Nazi.

• Partai Pekerja Jerman yang kecil diubah namanya menjadi Partai Sosialis Nasional, disingkat Nazi, untuk menarik lebih banyak anggota.

• Dalam waktu singkat, Hitler menciptakan citra yang mudah dikenal partainya menjadi identitas yang jelas ayan simbol swastika.

Setelah upaya kudeta yang gagal, Hitler mulai menulis "Mein Kampf" untuk merumuskan filosofi politiknya.

• Hitler ditangkap dan dijatuhi hukuman karena pengkhianatan tinggi setelah upaya kudeta yang gagal.

• Di penjara, ia menulis "Mein Kampf" sebagai platform politik dan aspirasi untuk menjadi pemimpin.

• Buku tersebut berisi ideologi ultra-nasionalis dan teori rasis yang menekankan superioritas tertentu.

• Hitler berencana untuk meraih kekuasaan secara legal melalui proses pemilihan setelah kegagalan kudeta
Goering berhasil mendapatkan dukungan finansial dari pengusaha Jerman untuk mendukung kebangkitan Nazi.

• Goering menggunakan argumen kuat untuk meyakinkan pengusaha agar berinvestasi dengan imbalan kontrak besar.

• Fritz Thyssen, seorang industrialis baja, akhirnya mendukung Nazi meskipun sebelumnya menolak Hitler.

• Thyssen menyumbang untuk pembelian markas besar partai, Brown House, pada tahun 1927.

Dukungan finansial ini membantu Hitler memiliki gedung yang lebih representatif untuk partainya.